Kecewa bukan kelemahan wanita

Kecewa hanyalah kata yang menjadi perumpamaan betapa menyakitkan melihat keadaan yang tak sanggup dijalani.

Seorang terkadang merasa kuat karena Allah.
Entah karena kekurangan manusia atau justru kelebihan manusia.
Seseorang di bisa berdiri dan bertahan karena sendiri berjuang atau banyak manusia yang melindungi. Dalam kenyataan nya hidup bukan sekedar kemanusian tapi masih ada keTuhanan.


Setiap manusia memang bisa memilih bagaimana dia akan berbahagia?.
Terkadang tak bisa memilih hidupnya akan dicintai atau sedikit dicintai.
Belum tentu orang baik hidup dalam kebaikan lingkungan.
Belum tentu orang tak baik tidak di balut kebahagiaan dan dukungan moril yang sangat di impikan orang.

Kehidupan tak semudah orang liat dan rasakan.
Dan tidak ada yang menjamin orang-orang akan menerima dan mencintai kita.
Memberi hadiah dan ucapan manis.
Hingga seseorang yang mau menjaga.
Memberi ruang untuk bernafas.
Setelah hidup yang lama ,dan benar-benar tak bisa berharap pada manusia.

Manusia yang tulus membantu bukan hanya tulus mengiba.
Hidup ini benar-benar tak bisa ibu ceritakan dengan bahasa bahkan kalimat yang indah.
Kita hanya bisa berjanji , memberi ruang bahagia untuk mu dan memberi ruang kecewa untukmu.
Bukan karena tak tulus hati.
Terbiasa kecewa membuat hati menguat dan hati semakin tulus pada manusia yang kelak ada untuk mu.

Bahagia dan selalu bersyukur ,dengan adanya hati yang patah bukan daun yang jatuh.
Manusia membutuhkan manusia.
Tapi manusia lebih membutuhkan Tuhan.

Kekecewaan sekarang bukan sepenuhnya salah mu. Bahkan bukan salah mereka. Memang kekecewaan tak bisa disalahkan. Itu adalah salah satu bentuk rasa .

Bunga matahari yang tumbuh indah ditempat keluarga yang sederhana.

Wanita yang mudah kecewa bisa saja sudah berjuang untuk diri sendiri. Tapi tak di hargai dalam bentuk apresiasi maupun dalam bentuk hadiah senyuman.

Apalah daya manusia yang dianggap lemah ,tak berdaya ,sok kuat. Ternyata memang hanya wanita biasa yang ingin kekecewaan nya tak di anggap kelemahan lagi. Tapi jadi motivasi orang yang dicintai kembali memeluk dan berpegangan padanya.

” Kehidupan ku tak sebahagia kehidupan mereka ,tapi kehidupan ku lebih menguatkan ku menjalani kerasnya dunia.”

Leave a Reply